Isi Otak!!
Rasanya aku seperti kembali ke masa-masa masih usia 20 tahun. Pikiran ini dipenuhi ide-ide yang mau keluar dari sarangnya tapi susahya minta ampun. Bahkan untuk sekedar menuliskan ide-ide ini aku nggak tahu dari mana mulainya. Hah... Menyebalkan..
Okeh, yang terpikir olehku kali ini tentang Palestina. Ingin aku rasanya melakukan sesuatu untuk membantu mereka. Ya, dalam pikiranku tuh selalu kebayang berjuang bersama rakyat Palistina untuk membebaskan Al Quds. Rasanya hidupku di sini tuh, udah terlalu membosankan. Aku tidak benar-benar merasa di tempat yang aku inginkan. Aku merasa tidak berbicara sesuai apa yang benar-benar aku ingin bicarakan. Pembicaraan orang-orang di sekitarku itu semuanya sama. Semua merasa paling tersiksa.
Sementara aku ingin berbicara dengan orang-orang yang berbagi ide-ide yang inovatif atau berbicara tentang isu-isu yang menarik.
Misalnya, tentang isu pilpres 2019 mungkin. Ya kalau tentang pilpres sih ada satu orang yang masih mau membahas dan memang dia juga t1ertarik dengan isu politik. Tapi kita jarang sekali membahas itu. Aku tertarik sih, tetapi aku tidak terlalu fokus dengan itu. Aku lebih suka dengan isu krisis ekonomi. Aku lebih suka isu di atasnya presiden. Aku dengar dari beberapa sumber kalau di atasnya presiden itu ada orang-orang yang lebih berkuasa. Merekalah yang menentukan seberapa sengsaranya hidup kita karena krisis ekonomi.
Aku juga ingin berbicara tentang hancurnya mata uang kertas. Aku ingin ada diskusi lebih lanjut tentang dinar dan dirham yang akan menjadi mata uang masa depan. Selama ini aku hanya melihatnya di youtube dan belum bertemu dengan orang yang mau diajak berdiskusi.
Jika benar mata uang kertas hancur dan terjadi inflasi besar-besaran, apa yang akan terjadi dengan hidup kita di Indonesia? Bagaimana kita harus mempersiapkan semua ini? Seandainya saja ada orang yang mempunyai pemikiran sama dengan aku di sini, dan kita sama- sama mempelajari fakta-fakta di lapangan, kemudian kita tarik kesimpulan bersama. Kan enak, kita jadi tahu langkah-langkah kecil apa saja yang bisa kita ambil untuk kita sendiri.
Kalau tiba-tiba harga naik dan kita nggak tahu apa-apa, yang kita salahin pasti pemerintah. Padahal yang menjadi biang keladinya kan bank sentral. Bank Indonesia itu bank sentral.
Oke, entahlah masalah bank aku nggak terlalu dalam pahamnya, tapi yang jelas merekalah yang mencetak uang-uang kertas yang lama-lama nggak ada harganya ini. Kemudian masalah sejarah. Aku tertarik sekali tentang sejarah-sejarah yang tak ditulis dalam buku-buku sekolah dulu. Banyak hal yang disembunyikan oleh pemerintah sepertinya. Seandainya saja aku menemukan orang yang tertarik dengan sejarah di sini. Tentu akan sangat menyenangkan sekali. Entah itu sejarah Islam, ataukah sejarah tentang terbentuknya negara ini.
Misalnya, kita duduk lalu membahas tentang Nabi Ibrahim yang sangat taat sekali dengan Alloh SWT. Ini tentu akan sangat bermanfaat sekali untuk membentuk kepribadian kita. Dari pada menghabiskan waktu untuk chatting membahas hal-hal yang tiap hari kita lakuin, trus kita keluhin. Ini sangan membosankan. Aku udah bener-bener capek mengikuti alur-alur kehidupan di jaman ini. Tidak kah kita punya sesuatu yang lebih menarik untuk dibahas selain mengeluhkan keadaan.
Yah, itulah apa yang aku terima sekarang. Tapi aku masih bersyukur karena aku sekarang punya banyak teman yang tertib sholat. Itu menambah semangatku untuk bercita-cita suatu saat kita punya majelis ilmu. Ada beberapa teman yang bisa membaca Al Qur'an, tetapi mereka tuh susah sekali kalau dimintai tolong untuk ngajarin temannya yang pengen bisa membaca Al Qur'an.
Hmmmmm...
Hidup tetaplah harus berjalan. Aku akan mencoba berjuang dengan idealisku sendiri. Tak perlu mereka tahu dan mengerti apa yang sedang aku pikirkan dan aku lakukan. Interaksi tetap seperti biasa, tetapi pola hidupku akan bergeser sedikit demi sedikit. Aku akan meluangkan lebih banyak waktuku untuk menuliskan apa yang sedang aku pikirkan. Karena rasa-rasanya pikiran kalau dipendam sendiri itu bikin gila. Kalau mau cerita ke orang lain, tak banyak orang yang bisa dipercaya. Orang-orang suka mengambil kesempatan untuk kepentingannya sediri, meskipun harus menginjak temannya.
Tetap semangat!!! 😂😂😂
Komentar
Posting Komentar